Selasa, 18 Desember 2012

Puisi untuk yang terkasih #1

Aku tak mengerti apa ini cinta sejati untuk mu..
Ketika semua orang menganggap bahwa kau iblis
Bagiku kau malaikat..

Jangan pernah takut..
Aku mencintaimu sekarang bahkan untuk seribu tahun lagi
Walaupun sang angin merayu dengan anggun, aku tetap tak bergeming
Kau tau mengapa?
Karena aku mendengar suara ketika Tuhan bertitah
Kemudian langit terang benderang
Seketika jutaan kupu-kupu menuntun ku menuju singgasana mu

Walaupun jika aku buta,
mungkin aku dapat tetap melihat siluet indah tubuhmu ketika fajar menyongsong
Kemudian jika aku juga tuli,
mungkin aku dapat tetap mendengar suara mu yang dengan lantang meneriakan namaku.

Aku tak mengerti apa ini cinta sejati untuk mu..
Ketika kau ragu dengan apa yang aku yakini,
pejamkanlah matamu..
Aku akan mencium mu hingga kau lemas
Rasakan darah yang mengalir deras di dalam tubuhmu
Tidakkah itu pertanda?

Bawalah aku ke tempat didunia mu yang kau anggap indah..
Peluk lah aku, dan jangan lepaskan
Bahkan ketika kau pun tertidur

Rabu, 12 Desember 2012

IDOLA

1. Adam Levine


Nah, ini cwo yang akhir-akhir ini gue suka alias ngefans abis. Dengan nama lengkap Adan Noah Levine yang lahir 18 Maret 1979 ini bikin gue gregetan. Sumpah asli gue gag tau kalo dia itu vokalis nya Maroon 5. Pertama kali liat dia waktu dia jadi juri The Voice yang salah satu tontonan favorit gue. Gue suka dengan gaya dia yang cool dan berpakaian yang santai banget karena sering pake kaos setiap di acara The Voice.

Gak mau mati gaya, akhirnya gue searching di mbah google. OMG, ternyata dia itu vokalis nya Maroon 5. Okelah gue akuin gue emang gag tau siapa ajah para personelnya itu band. Karena emang gue gak suka dan gak ngefans. Yang gue tau lagunya cuma Moves like jagger, yang notabennya terkenal seantero dunia (menurut gue. hihihi)

Yah, semenjak itu lah mau gak mau gue jadi ikutan ngefans sama marron 5 dan mendownload lagu-lagunya. Pasang headset di telinga denger lagu-lagunya maroon 5, beeuuhh... berasa Adam lagi nyanyi buat gue. hahhaa. Untuk Adam, semoga sukses yah dan jangan sampe terpengaruh dengan gosip yang membicarakan kalau lu seorang gay. Dan sebagai fans lu , tentu gue gag setuju, gilaaa lu tuh secara maco abisss... hahhaa.



2. Yamashita Tomohisa


Sumpah gue itu salah satu cewek yang gak suka yang namanya boy band. Karena gue lebih suka cwo yang maco dan berkharisma gitu deh. Tapi semua terpatahkan saat pertama kali gue liat Yamashita tomohisa atau biasa di panggil Yamapi yang lahir tanggal 9 April 1985 itu perform dengan lagu Gomen ne Juliet. 

Gue pecinta dorama. Dari masih kecil udah disuguhin sama drama-drama mandarin, korea dan Jepang sama tante-tante gue. Waktu jaman-jaman SMA gue punya temen yang juga pecinta dorama. Gue minjem kaset dorama sama dia yang judulnya Proposal Daisakusen. Bagi gue itu dorama Jepang terbaik sepanjang masa. Cerita nya unik banget. Dan kebetulan peran utama cwo nya si Yamapi. Dari situ gue demen banget ama dia. Dan kesukaan gue pada yamapi membuka jalan bagi gue untuk suka dengan boyband-boyband Jepang.

Yamapi multitalenta banget. Seorang aktor, penyanyi, dancer, model, bintang iklan yang tenar banget di Jepang dan sekitar Asia. Terbukti dia pernah konser di berbagai negara di Asia, kecuali Indonesia. Fuuh~ menyesakkan banget. Sampai sekarang pun gue masih demen banget sama yamapi. Semoga suatu hari nanti gue bisa pergi ke Jepang dan menonton konsernya. Amienn


3. Ariel


Nah, pastinya dari Indonesia juga pasti ada dong. Nama asli Nazril Irham yang lahir tanggal 16 September 1981 ini amat sangat terkenal di Indonesia. Pentolan band Noah ini dikenal juga dengan pencipta lagu handal. Hampir semua lagu-lagu dia gue suka. 

Menurut gue dia satu-satu nya vokalis band berkharisma yang ada di Indonesia. Gue gag mau ngebahas kasus dia yang heboh itu. Karena walau bagaimanapun gue tetep nge fans sama ini cwo.

Apa itu cinta??


Aku tidak tau harus mulai darimana untuk berbagi keluh kesah ku yang terkadang menyita sedikit pikiranku dan saat ini masih menjadi Tanda tanya untuk diriku sendiri.

Aku masih berumur 20 tahun. Aku memang belum dewasa. Tapi aku juga tidak suka masih disebut Ababil alias ABG labil. Saat ini aku mencintai seseorang. Aku memakai bahasa ‘cinta’ yang sebenarnya aku ragu tentang  arti dari kata itu sendiri. Setiap orang punya devinisi sendiri tentang arti cinta. Terlalu dangkal kan jika ada sebagian dari manusia yang memperdebatkan arti cinta?

Aku sadar pacarku tidak akan suka jika dia tau aku mengumbar-umbarkan perasaan ku. Bukan hanya di sosial media saja bahkan dia tidak suka jika aku mengumbar-umbarkan perasaan ku di hadapan nya. Dia pria teraneh yang pernah aku kenal. ‘aku cinta banget sama kamu’, ‘aku khawatir dengan keadaan kamu’ itu adalah sedikit contoh dari kata-kata yang tidak dia sukai jika aku mengutarakan kepadanya. Yah, yang dia mau hanya bukti. Implementasi dari cinta.

Soal implementasi dari cinta, ada sebagian yang tidak aku pahami. Entah karena aku belum cukup dewasa atau apa, aku juga tak mengerti. Ada sebuah kata bijak yang berbunyi seperti ini “jika kamu mencintai seseorang, kamu adalah orang yang sangat bisa membuat dia sedih luar biasa dan bahagia tiada tara”. Aku menyetujui kata-kata itu. Kenapa sebagian dari kita saling menyakiti bila saling mencintai?? Itu yang sebenarnya tidak aku pahami.

Jika benar seorang gadis mencintai pacarnya, kenapa dia tega mengkhianati pacarnya dan menjalin hubungan dengan pria lain?? Jika benar sang istri mencintai suaminya, kenapa dia tega meninggalkan suami nya?? Jika benar sang suami mencintai istrinya, kenapa sang suami tak mencoba menahan sang istri yang meninggalkannya?? Tapi cinta tak pernah salah bukan?? Pacar dari pamanku memilih untuk meninggalkan kuliah dan keluarganya di Lampung demi hanya untuk tinggal bersama dengan pamanku di Jakarta. Kakak sepupuku memilih seorang pria untuk dia nikahi tapi pria itu bukan pacar nya. Sementara aku, mencintai seorang pria berusia 41 tahun dan memilih untuk bertahan bersama nya walaupun orang tua dan keluarga ku menentang.

Cinta tidak buta. Tapi kami lah yang membutakan diri kami sendiri. Bukan tanpa dasar. Karena ada sebuah keyakinan di hati kami. Kami memilih apa yang kami yakini. Menurutku tak ada yang salah dengan sebuah pilihan apalagi yang berkaitan dengan cinta, yang salah adalah ketika kau menyesal dengan apa yang sudah kau pilih.

21 VS 42 #Kau merindukan anak mu

Malam ini hujan begitu deras. Aku terbangun. seperti biasa kulihat papa sedang berkutak dengan komputernya. Dia tak tau aku terbangun. Posisi ku membelakanginya. kami tinggal di sebuah kost yang bisa dibilang sederhana. sepetak ruangan dengan kamar mandi kecil. Tapi terasa nyaman bagiku. Yah, asalkan bersamanya tentu ini tidak masalah bagiku. 

Aku masih tak bergeming. Sedikit melamun. Entah mengapa terlintas dari benakku tentang isi sms dari ex wife nya yang buka diam - diam tanpa sepengetahuannya. mengabarkan bahwa anaknya sedang liburan sekolah, bisa untuk di ajak jalan-jalan di Jakarta. Well, aku tak tau apa balasan dari papa, yang jelas itu tak terjadi.

Setidak nya ada dua dugaanku kenapa papa tidak membawa Kevin jalan-jalan ke Jakarta. Yang pertama karena ada aku dan kedua karena uang. Itu sudah cukup masuk akal. Aku sudah tinggal satu atap dengannya. Tentu keberadaanku mengganggu jika papa membawa Kevin ke Jakarta. Padahal aku bisa sementara waktu pulang kerumah orang tua ku jika papa yang meminta. Uang, yah itu sangat berpengaruh. Kita berdua memang tidak bekerja. Aku tau bebannya sangat berat. Untuk makan setiap hari, membayar sewa kost setiap bulan, bayar cicilan motor nya, asuransi, dan tentu saja hutang yang menumpuk. Tentu papa tidak punya uang untuk biaya transport Kevin dari Medan ke Jakarta.

Bagiku ini menyesakkan, apalagi untuk nya. Aku bisa kapanpun pulang kerumah dan bertemu keluargaku. tapi tidak untuk nya. Aku tak berani membahas ini dengan nya walaupun sebenarnya aku ingin tau apa perasaan dan isi hatinya. Tak ada yang bisa kulakukan untuk nya, bahkan untuk diriku sendiri pun aku tak bisa, aku hanya bergantung kepadanya. Aku ingin sekali bekerja, setidaknya aku tak ingin membebaninya.

Tersirat dari pancaran matanya kalau papa sangat merindukan anaknya. Aku bisa membacanya setiap kali dia bercerita tentang anaknya atau cerita-cerita dulu bersama anaknya. Entahlah, tak ada yang bisa kulakukan. Aku hanya berharap papa akan baik-baik saja dengan perasaan nya.


Sabtu, 08 Desember 2012

Papa bertanya: Mengapa islam mengharamkan makan daging babi?


Suatu malam saya dan papa (pacar saya, dan begitulah saya memanggilnya) pernah membicarakan satu hal yang  bisa dibilang ‘berdebat’ tapi bukan saling menjatuhkan. Kami hanya sekedar sharing dan bertukar pendapat. Untuk yang belum tau saya seorang muslim dan papa non muslim. Disini saya tidak akan membahas kami berbeda agama. Dia pernah bertanya “mengapa islam diharamkan memakan daging babi?” aku tau dari pertanyaan nya itu tersirat ketidaksetujuan dari dia tentang adanya larangan yang ada di islam tentang diharamkannya makan daging babi.

Jujur aku adalah termasuk seorang muslim yang biasa-biasa saja, aku belum mempelajari islam terlalu dalam. Dari pertanyaan nya aku hanya bisa menjawab “Allah melarangnya yang tertera di Al-Quran”. Jangan tanya surat apa dan ayat berapa, tentu aku tidak tau. Aku hanya bisa menjawab seperti itu, karena aku berpegang pada Al-Quran, dan aku meyakini itu.

Untuk mencari tau jawaban yang lebih akurat, aku searching di google dan aku mengutip dari berbagai sumber. Aku akan posting disini. Aku berharap suatu hari si papa bisa membaca blog ku ini. Entah papa akan puas dengan jawabannya atau tidak. Karena aku tau prinsipnya adalah logika diatas segala-galanya. Hahahhaa.

Dalam QS. Al-Baqarah [2] ayat 173 dikatakan

Sesungguhnya Allah mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi dan binatang yang (ketika disembelih) disebut (nama) selain Allah. Tetapi barangsiapa dalam keadaan terpaksa (memakannya) sedang ia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka tidak ada dosa baginya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

 Dalam ayat tesebut jelas bahwa umat islam melarang makan babi, bangkai, darah, dan binatang-binatang lain yang tida disembelih atas nama Allah kecuali dalam keadaan amat sangat terpaksa. Kenapa? disinilah letak kuasa Allah. Segala apa yang diperintahkan atau diperbolehkan (halal) dan apa yang dilarangnya (haram) pasti berguna untuk manusia.

Allah berfirman dalam QS. Shaad [38] ayat 29 :

 Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai pikiran.

Misalnya, ketika seorang muslim melakukan shalat dan ditanyakan kepadanya, mengapa dia shalat?, maka jawabannya adalah bahwa karena Allah SWT telah memerintahkannya untuk shalat. Tentang shalat itu ada manfaatnya buat kesehatan atau ketenangan jiwa dan sebagainya, tidaklah menjadi landasan dasar atas shalatnya. Dan di situlah peran niat yang sesungguhnya. Demikian juga, tidak makan babi bukan karena takut ada cacing pita atau bukan karena penyakit-penyakit yang ditimbulkan menurut para ilmuwan, melainkan karena Allah SWT sudah mengharamkannya.

Seperti yang papa bilang sendiri, bukan untuk membanding-bandingkan yah pa, bahwa ada penganut budha dewi Kwan Im mengisahkan bahwa ayahnya direinkarnasi menjadi seekor sapi, itulah sebabnya mengapa sapi dianggap suci dan tidak boleh memakannya. Mungkin itu jugalah yang kemudian membuat para biksu dan pemuka agama budha untuk menjadi vegetarian atau tidak memakan yang bernyawa dan berdarah. Apa agama lain bisa menerima ajaran tersebut?? Saya yakin tidak. Tapi kalo dilihat dari sudut pandang penelitian dan pengetahuan tentang manfaat vegetarian bagi kesehatan, oh tentu pasti ada yang setuju.

Saya hanya ingin memberikan jawaban seperti ini saja, tidak ingin berdasarkan logika atau ilmu pengetahuan, penelitian tentang apa yang terkandung dalam babi, tentang kejorokan hidupnya, lemaknya yang tinggi, atau apapun karena papa bisa searching sendiri. Karena yang papa inginkan adalah dari kacamata islam.

Allah tidak membenci babi kok, Allah menciptakan segala sesuatu tentu bermanfaat. Babi pasti bermanfaat, tapi mungkin tidak untuk di konsumsi. Selagi masih ada makanan yang lain kenapa harus dipermasalahkan dengan satu jenis makanan atau hewan yang tidak bisa di konsumsi.

Sekian dari saya Pa. Salam cinta dari ku, heheehe. 

Senin, 26 November 2012

21 VS 42 #Mom, Dad, Brother, Sister, I'm so sorry


Aku sadar umurku masih belum genap 21 tahun. Aku membuat pilihan. Aku meninggalkan rumah. Aku meninggalkan orang tua dan keluargaku. Aku hidup bersamanya sekarang. Aku mencintai mereka. Sungguh aku mencintai mereka. Aku berdusta pada keluargaku. Aku bilang telah bekerja dan tinggal bersama temanku. Aku sudah siap dengan semua resiko yang terjadi jika kebohongan ku terbongkar.

Aku berasal dari keluarga yang biasa saja. Bahkan keluargaku pernah mengalami masa-masa sulit mengenai keuangan. Gaji ayahku hanya cukup untuk makan kami sehari-hari. Ibuku lah yang bekerja keras untuk membiayai sekolah aku dan kakak perempuanku. Beliau wanita yang paling tangguh yang pernah aku kenal. Aku baru menyadarinya sekarang. Ketika sudah berbulan-bulan aku berpisah darinya.

Jujur aku lebih akrab dengan nenek ku daripada ibuku. Aku lebih dekat dengan paman ku dibandingkan ayahku. Aku lebih percaya bercerita tentang percintaan ku kepada tante ku dibandingkan kakak ku. Kini adik ku baru berumur 7 tahun. Aku sangat menyayangi nya. Sangat.

Aku akui aku memang berdosa. Aku juga tidak menyangkal bila ada orang yang bilang kalau aku ini anak durhaka. Aku tidak bisa membalas semua kebaikan orangtuaku. Aku malah mencoreng wajah mereka dengan kelakuan ku. Aku tak bisa bayangkan bagaimana perasaan orangtuaku ketika mendengar banyak orang yang membicarakanku. Aku juga tidak bisa membayangkan bagaimana khawatirnya orang tuaku ketika anak perempuannya harus berkeliaran tinggal diluar.

Beberapa bulan sebelum aku memutuskan untuk meninggalkan rumah, ayahku sakit keras. Sampai harus dioperasi. Ada tumor yang menempel di bagian usus besar dan ginjalnya. Semuanya kacau saat itu. Keuangan kami terhimpit. Aku dan kakakku harus pinjam uang kesana kesini untuk biaya rumah sakit ayahku. Tapi ibuku begitu tegar, aku tak pernah melihatnya menangis atau mungkin dia berusaha menyembunyikannya. Ketika ada tumor di tubuh ayahku, ibu tak menangis. Pada saat operasi yang kemungkinan ayah ku untuk hidup 50 berbanding 50, aku tak melihat ketakutan  seperti yang pernah kulihat ketakutan dan kesedihan yang luar biasa terbungkus oleh butiran-butiran air matanya yang menetes deras. Yah, dia menangis untukku. Untuk seorang anak perempuan nya yang tidak berbakti padanya.

Aku tak tau lagi apakah masih ada waktu yang tersisa untuk membahagiakan mereka. Aku ingin, ingin sekali membuat mereka bangga. Kumohon tunggu, tunggu sampai aku bisa membahagiakan kalian. Tuhan, aku merindukan mereka.

21 VS 42 #perbedaan status dan latar belakang


Indahnya makan satu bungkus ketoprak berdua. Bukan karena irit, tapi aku tak habis jika harus makan sendiri. Ditemani siaran tv perdebatan tentang UMP buruh. Di sela-sela makan kami ikut berkomentar, malah terjadi perdebatan yang lebih seru, yaitu antara kami berdua. Dia melenceng jauh dengan membanding-bandingkan dengan Negara cina. Dia berpendapat perekonomian di cina jauh lebih terarah dengan sistem yang lebih jelas. Aku hanya menganggu angguk ketika dia mulai memuji negara yang terkenal dengan tembok raksasanya itu. Padahal dia kan warga Negara Indonesia.

Dia keturunan tionghoa, berasal dari Medan. Orang orang biasanya menyebut dengan ‘cina medan’. Dia banyak bercerita tentang kebudayaannya. Seperti tradisi kelahiran, pernikahan, sampai kematian. Itu sangat menarik karena tentu berbeda dengan kebudayaan ku. Ayahku asli betawi sedangkan ibu ku indramayu. Kita saling sharing tentang kebudayaan kita. Menurutku inilah salah satu perbedaan yang indah.

Satu hal yang paling aku tau tentang tradisi mereka adalah mereka hanya menikah dengan sesama keturunan tionghoa. Dia pernah bercerita yang hampir membuat ku down. Keluarganya paling anti menikah dengan pribumi. Orang tuanya pernah bilang tak akan mengakui nya sebagai anak jika dia menikah dengan pribumi. Dia pun punya pengalaman kelam ketika dulu masih muda dia berpacaran dengan pribumi. Dia diusir dari rumah sekaligus dari Jakarta. Dia harus balik ke Medan dan tidak boleh datang lagi ke Jakarta jika belum mendapat pacar yang sesama keturunan tionghoa. Pelik memang. Membuatku hopeless. Tak ada restu bukan hanya pada orang tua ku ternyata dari pihaknya pun tidak merestui.

Istri terdahulu nya pun sama dengannya cina medan. Aku tak tau bagaimana harus menceritakan tentang status nya. Mereka tidak bercerai, tapi mereka berpisah. Selama ini aku berpura-pura kuat dan baik-baik saja saat aku tau kalau dia sedang dan masih berkomunikasi dengan ex wife nya. Begitulah aku menyebutnya. Aku tau apa yang sebenarnya terjadi dengan hubungan mereka. Tapi aku mencoba membohongi diriku sendiri kalau sudah tak terjadi apa-apa. Untuk saat ini masalah ini lah yang selalu membuatku galau. Biasanya aku diam seribu bahasa jika aku sedang cemburu. Hanya itu yang kubisa.

Dia mempunyai satu anak. Namanya Kevin. Bukan anak kandung melainkan anak adopsi. Tapi apapun sebutannya kevin tetaplah anaknya. Bahkan ada harapan yang ia titipkan di pundak kevin layaknya seorang ayah kepada anak kandung nya. Dia banyak bercerita tentang kevin. Aku bisa menerimanya. Aku juga ingin tau lebih banyak tentang kevin. Tapi jujur aku tak suka jika ia bercerita tentang ex wife nya. Apalagi mengenang kebaikan-kebaikannya. Kevin ataupun ex wife nya sampai detik ini tidak tau akan keberadaanku.

Aku tak menyalahkan papa seratus persen dalam hal ini. Dari awal aku memang sudah tau situasi nya. Dia berkata jujur padaku tak ada yang dia tutup-tutupi. Justru aku lah yang mendorong diriku sendiri lebih jauh ke dalam. Aku harus menerima semua kondisi ini. Aku terlanjur mencintainya. Terlambat bagiku untuk mundur ataupun menyerah. Aku belajar untuk tidak peduli dengan kondisi ini. Aku sama sekali tak ingin memikirkan ex wife dan anaknya. Dia mencintaiku dan aku mencintainya. Aku tak mau peduli dengan perasaan mereka. Aku tak mau tau bagaimana perasaan mereka jika tau keberadaanku. Aku tak mau menyalahkan diriku sendiri atas apa yang sudah terjadi. Sampai kapanpun aku tak merasa bersalah. Aku tak merebutnya dari mereka. Mereka yang membuangnya. Mereka meninggalkannya. Aku menemukannya dalam keadaan dimana dia butuh seseorang untuk menemani nya.

Apa aku jahat? Silahkan beropini demikian. Malah seharusnya ini tak adil bagiku. Seharusnya aku bisa mendapatkan yang lebih baik dari ini. Seharusnya aku bisa lebih bahagia. Mungkin karena itu papa pun bilang aku tak salah dalam hal ini. Apapun yang aku rasakan dan apapun yang aku lakukan itu wajar. Aku bisa melihat kesakitan dimatanya saat dia pun tau aku sakit menahan semua ini.
“jangan menyesal apa yang sudah terjadi, lebih baik kita memikirkan apa yang akan terjadi” kata-katanya itu yang membuatku lebih kuat kini. Kuharap untuk selamanya.